
<h3 style="text-align: center;">Fatwa Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan</h3>
<p><strong>Soal:</strong></p>
<p>Sebagian orang menyematkan gelar <em>waliyullah (</em>wali Allah) pada orang-orang tertentu. Sebenarnya bagaimana ciri seorang <em>waliyullah</em> itu? Dan bagaimana caranya mencapai derajat <em>waliyullah</em>? Apakah mereka hanya ada di masa tertentu saja? Ataukah mereka ada di setiap zaman?</p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p>Ciri-ciri <em>waliyullah</em> adalah sebagaimana batasan yang disebutkan Allah dalam ayat:</p>
<p class="arab">أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ</p>
<p>“<em>Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa</em>” (QS. Yunus: 62-63).</p>
<p>Maka <em>waliyullah</em> adalah mereka yang beriman dan bertakwa, inilah ciri-ciri mereka. Maka barangsiapa yang memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, dia termasuk wali Allah ‘<em>azza wa jalla</em>. Dan ini bisa dicapai oleh setiap muslim, sesuai dengan kadar iman mereka, kapan pun dan dimana pun. <em>Wallahu’alam</em>.</p>
<p> </p>
<p>Sumber: <em>Majmu’ Fatawa Syaikh Shalih Fauzan</em> 1/52, Asy Syamilah</p>
<p>—</p>
<p>Artikel Muslimah.Or.Id</p>
<p>Penerjemah: Yulian Purnama</p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 