
<h2>Cara Salam Ketika Shalat</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br>
Maaf sebelumnya mau nanya, gimana  bacaan salam yang benar selepas shalat? Soalnya masih ragu antara <em>assalammu’alaikum warahmatullah wabarakatuh</em> atau masih ada lanjutannya lagi . Makasih atas jawabannya.</p>
<p>Dari: Dewi Cendana<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<h3>Ada beberapa riwayat yang menjelaskan tata cara salam ketika shalat, di antaranya:</h3>
<p>Dari Ali <em>radhiallahu ‘anhu</em> dari Nabi <em>shallahu ‘alaihi wa sallam</em>, beliau bersabda,</p>
<p class="arab">مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ وَتَحْلِيلُهَا</p>
<p>“<em>Kunci shalat adalah bersuci, yang mengharamkan (dari berbicara) adalah takbir, dan menghalalkan (untuk berbicara) adalah salam</em>.” (HR. Abu Daud no. 56, At-Tirmizi no. 3, dan Ibnu Majah no. 271)</p>
<p>Dari Sa’ad bin Abi Waqqash <em>radhiallahu ‘anhu</em> beliau mengatakan,</p>
<p class="arab">كُنْتُ أَرَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ يَسَارِهِ حَتَّى أَرَى بَيَاضَ خَدِّهِ</p>
<p>“Aku pernah melihat Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> memberi salam ke arah kanan dan kiri (dalam shalat) hingga aku melihat putihnya pipi beliau.” (HR. Muslim no. 582)</p>
<p>Dari Abdullah bin Mas’ud <em>radhiallahu ‘anhu</em> dari Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>,</p>
<p class="arab">أَنَّهُ كَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ يَسَارِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ</p>
<p>“Bahwasanya beliau mengucapkan salam ke arah kanan dan kiri seraya mengucapkan, ‘<em>ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH, ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH’</em>.” (HR. Abu Daud no. 845, At-Tirmizi no. 295, An-Nasai no. 1303, dan Ibnu Majah no. 906)</p>
<p>Dari Wail bin Hujr <em>radhiallahu ‘anhu</em> dia berkata,</p>
<p class="arab">صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ وَعَنْ شِمَالِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ</p>
<p>“Aku shalat di belakang Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, maka beliau memberi salam ke arah kanan dengan mengucapkan <em>‘ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAHI WA BARAKAATUH</em>’,” dan ke arah kiri dengan mengucapkan <em>‘ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH</em>’.” (HR. Abu Daud no. 997 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Al-Irwa`: 2:31, 32)</p>
<p>Ibnu Umar menceritakan,</p>
<p class="arab">وَذَكَرَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ عَنْ يَـمِينِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ عَنْ يَسَارِهِ</p>
<p>Beliau membaca <em>‘ASSALAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH’</em> dengan menoleh ke kanan, dan membaca <em>‘ASSALAMU ‘ALAIKUM’</em> dengan menoleh ke kiri. (HR. Nasa’i 1321 dan dinyatakan Hasan Shahih oleh Al-Albani)</p>
<p>Kemudian disebutkan dalam hadis dari A’isyah <em>radliallahu ‘anha</em>, beliau menceritakan,</p>
<p class="arab">أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يُسَلِّمُ فِى الصَّلاَةِ تَسْلِيمَةً وَاحِدَةً تِلْقَاءَ وَجْهِهِ ، يَمِيلُ إِلَى الشِّقِّ الأَيْمَنِ شَيْئًا أَوْ قَلِيلاً</p>
<p>“Sesungguhnya Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melakukan sekali salam ketika shalat dengan menghadap ke depan, kemudian beliau menoleh sedikit ke kanan.” (HR. Ibn Khuzaimah dalam shahihnya no. 706, Hakim dalam <em>Mustadrak</em> no. 805, An-Nasai dalam <em>Al-Kubro</em> no. 1454 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani)</p>
<p><strong>Kesimpulan:</strong><br>
Berdasarkan keterangan di atas dapat kita simpulkan bahwa ada 4 cara salam dalam shalat:</p>
<p><strong>Pertama</strong>, menoleh ke kanan dengan membaca: <em>ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAHI WA BARAKAATUH</em>, dan menoleh ke kiri dengan membaca: <em>ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH</em>.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, menoleh ke kanan dengan membaca: <em>ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH</em>, demikian pula ketika menoleh ke kiri. (kanan-kiri sama).</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, menoleh ke kanan dengan membaca: <em>ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH</em>, dan menoleh ke kiri dengan membaca: <em>ASSALAAMU ‘ALAIKUM</em>.</p>
<p><strong>Keempat</strong>, menoleh ke kanan sedikit dan hanya membaca: <em>ASSALAAMU ‘ALAIKUM</em>, tanpa menoleh ke kiri.</p>
<p><em>Allahu a’lam</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina <a href="https://konsultasisyariah.com/cara-salam-ketika-shalat" target="_blank">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br>
<strong> Artikel www.KonsultasiSyariah.com</strong></p>
 