
<h2><strong>Buka Aurat Adalah Dosa Yang Keji</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Ibnu Rajab al-Hanbali mengatakan:</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">فَإِنَّ كَشْفَ الْعَوْرَةِ فَاحِشَةٌ مِنَ الْفَوَاحِشِ </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Buka-buka aurat itu salah satu dosa yang sangat keji.” (Rawa’iut Tafsir, Tafsir Ibnu Rajab 1/478, Dar al-‘Ashimah)</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Buka aurat termasuk fahisyah. Fahisyah adalah perbuatan yang sangat jelek dan atau sangat menjijikkan bagi orang yang masih memiliki akal sehat dan fitrah yang normal. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dalam pandangan fitrah dan akal sehat seorang muslim buka-buka aurat sehingga terlihat oleh orang yang tidak boleh melihatnya adalah perbuatan yang sangat jelek dan menjijikkan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Buka aurat adalah tindakan yang sangat memalukan, bukan hal yang membanggakan dan membuat seorang wanita menjadi wanita mulia dengan  label “putri” atau lainnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Terbukanya aurat adalah diantara target godaan setan sebagaimana kisah Iblis dengan ayah dan ibu kita, Adam dan Hawa. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dosa buka aurat itu bertingkat-tingkat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Buka aurat yang paling jelek adalah zina. Tidak ada zina tanpa buka aurat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ajaran Islam adalah celupan warna. Sehingga muslim itu beda dengan non muslim dalam banyak hal, cara makan, berpakaian, pandangan terhadap berbagai hal, cara berpikir dll. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Muslim memandang buka aurat sebagai dosa bahkan dosa yang sangat jelek. Sebaliknya non muslim memandang hal sebagai kemuliaan, kemodernan dan hal-hal positif lainnya. </span></p>
<p><strong>Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.</strong></p>
 