
<p>Permasalahannya hanya tinggal menghadirkan niat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :<br><span class="special"> وَلَسْتَ تُنْفِقُ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللهِ إِلاَّ أُجِرْتَ بِهَا حَتَّى اللُّقْمَةِ تَجْعَلُهَا فِي فِي امْرَأَتِكَ<br><em>“Tidaklah engkau mengeluarkan biaya dengan mengharapkan wajah Allah kecuali engkau akan diberi ganjaran, bahkan sesuap mak</em></span><em>anan yang kau suapkan ke mulut istrimu” (HR Al-Bukhari no 56 dan Muslim no 1628)</em></p>
<div class="text_exposed_show" style="text-align: justify;">Jika seseorang menghadirkan niat tatkala mengatur pengeluarannya, takala membelikan keperluan keluarga, keperluan sekolah anak-anak…bahkan menghadirkan niat tatkala membayar tagihan listriK atau membelikan pulsa buat istri…maka semuanya akan bernilai sedekah di sisi Allah. Yang penting jangan lupa niat…perkaranya sepele akan tetapi sering terlalaikan…</div>
 