
<p>Hidup ini tak lekang dengan masalah, silih  berganti dari masalah satu ke masalah lain. Akan tetapi jika kita mau berfikir sebenarnya  dibalik masalah tersebut ada pelajaran yang berharga yang dapat kita petik.  Rugilah kita tatkala menyia-nyiakan masalah, berlari dari masalah ataupun  pura-pura mengaburkan masalah tersebut.</p>
<p>Saudariku, sebagai <a href="https://muslimah.or.id/tag/wanita">wanita</a> dengan kodrat  yang mempunyai beragam peran tentunya tak jauh dari masalah. Terlebih lagi  secara fitrah, wanita sering mengedepankan hati atau perasaan untuk menilai  sesuatu. Dengan demikian hendaknya  kita mencari cara agar kita dapat mensiasati kelemahan  itu agar menjadi lebih tegar tatkala kita dirundung masalah.</p>
<p>Saudariku, ber<a href="https://muslimah.or.id/tag/doa">doa</a>lah kepada Allah karena  itulah kunci dari segala masalah kita, Allah telah berfirman:</p>
<p class="arab">وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ</p>
<p>“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya  kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku  mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka  hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman  kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al Baqarah: 186)</p>
<p>Apa susahnya kita mengadu kepada Allah yang  telah men<a href="https://muslimah.or.id/tag/takdir">takdir</a>kan semua masalah yang telah menghampiri kita? Segala masalah  akan ada kunci jawabnya meskipun entah kapan waktunya. Kita hanya bisa serahkan  kepada Allah dan berusaha semaksimal mungkin untuk memecahkannya. Ingatlah  saudariku apapun masalahnya dengan<a href="https://muslimah.or.id/tag/dzikir"> mengingat Allah</a> hati menjadi tenang.</p>
<p class="arab">أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ</p>
<p>“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah  hati menjadi tenang.” (Qs Ar-Ra’d: 28)</p>
<p>Saudariku doa adalah kunci yang sangat ampuh  dan mujarab untuk melepaskan kepenatan hati, rasa was-was ataupun segala  masalah yang sedang kita hadapi. Ingatlah bahwa doa adalah inti ibadah. Kita  percaya bahwa dengan terus dan terus memohon kepada Allah maka Allah akan  memudahkan urusan kita.</p>
<p>Ibnul Qayyim <em>Rahimahullah</em> berkata:</p>
<p><em>“Jika Allah akan memberi kunci kepada  seorang hamba, berarti Allah akan membuka (pintu kebaikan) kepadanya dan jika  seseorang disesatkan Allah, berarti ia akan tetap berada di depan pintu  tersebut.”</em></p>
<p>Tentu saja tidak semua doa dapat diterima.  Oleh karena itu pandai-pandailah dalam mensiasati agar doa terkabul. Dalam  kesempatan kali ini akan kami jelaskan orang-orang yang beruntung karena doanya  terkabul dan waktu-waktu mustajab untuk berdoa. Akan tetapi hal ini tidak  berarti memvonis orang-orang yang tidak termasuk dalam golongan di atas, doanya  tidak dikabulkan, <em>Wallahu a’lam bishawab</em>.</p>
<p>Serahkan semua usaha kita kepada Allah,  karena Allah yang berhak menentukan hasil dari proses yang kita usahakan.</p>
<p>Rasulullah <em>Shalallahu’alaihi wasallam</em> bersabda:</p>
<p class="arab">يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى  أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي فَإِنْ ذَكَرَنِي  فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي  مَلَإٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ  ذِرَاعًا وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَإِنْ  أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً</p>
<p><em>“ Allah Subhanahu wata’ala berfirman, ’<strong>Aku  sesuai dengan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku</strong>, Aku bersamanya bila dia ingat  Aku. Jika dia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Jika  dia menyebut Nama-Ku dalam suatu perkumpulan, Aku menyebutkan dalam perkumpulan  yang lebih baik dari mereka. Bila dia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku  mendekat kepadanya sehasta. Jika dia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat  kepadanya sedepa. Jika dia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku  mendatanginya dengan berjalan cepat.”</em> (HR Bukhari  Muslim)</p>
<p>Ada beberapa golongan manusia yang doanya terkabul, antara lain;</p>
<ul>
<li>
<strong>Doa seorang muslim terhadap saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya </strong><br>
Dari Abu Darda’ <em>Radhiyallahu’anhu</em>,  dia berkata bahwa Nabi Muhammamad <em>Shalallahu’alaihi Wasallam</em> bersabda:
<p><em>“Tidak seorang muslim berdoa untuk  saudaranya yang tidak ada dihadapannya kecuali ada seorang malaikat yang  ditugaskan berkata kepadanya:’Aamiin, dan bagimu seperti yang kau do’akan.”</em> (HR Muslim)</p>
</li>
<li>
<strong>Orang yang memperbanyak berdoa pada saat  lapang dan bahagia</strong><br>
Dari Abu Hurairah <em>Radhiyallahu’anhu</em>,  Rasulullah <em>Shalallahu’alaihi wa sallam</em> bersabda:
<p><em>“Barangsiapa yang ingin doanya terkabul  pada saat sedih dan susah maka hendaklah memperbanyak berdoa pada saat lapang.” </em>(HR At-Tirmidzi,  Dishahihkan oleh Dzahabi dan dihasankan oleh Al-albani)</p>
</li>
<li>
<strong>Orang yang teraniaya </strong><br>
Dari Mu’adz bin Jabal <em>Radhiyallahu’anhu,</em> Rasulullah <em>Shalallahu’alaihi wa sallam</em> bersabda:
<p><em>“Hati-hatilah dengan doa orang-orang  yang teraniaya, sebab tidak ada hijab antaranya dengan Allah (untuk  mengabulkan).”</em> (HR Bukhari &amp; Muslim)</p>
</li>
<li>
<strong>Doa orangtua kepada anaknya dan doa  seorang musafir</strong><br>
Dari Abu Hurairah <em>Radhiyallahu’anhu</em>,  Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi wasallam </em>bersabda:
<p><em>”Tiga orang yang doanya pasti terkabullkan; doa orang yang teraniaya, doa  seorang musafir dan doa orangtua terhadap anaknya.”</em> HR Abu Daud dan  dihasankan oleh Al-Albani</p>
</li>
<li>
<strong>Doa orang yang sedang berpuasa</strong><br>
Dari Anas bin Malik<em> Radhiyallahu’anhu</em>,  dia Rasulullah <em>Shalallahu’alaihi wasallam </em>bersabda:
<p><em>“Tiga doa yang tidak ditolak; doa  orangtua terhadap anaknya, doa orang yang sedang puasa, dan doa seorang  musafir.”</em> HR Baihaqi dan dishahihkan oleh Al-Albani</p>
</li>
</ul>
<p>Kemudian lebih baik lagi tatkala kita tahu  waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa sehingga kita bisa maksimal dalam berdoa. Antara lain:</p>
<ul>
<li>
<strong>Sepertiga Akhir Malam</strong><br>
Dari Abu Hurairah <em>Radhiyallahu’anhu</em> bahwasanya Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> bersabda:
<p><em>“Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah  lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia pada sepertiga akhir malam  terakhir, lalu berfirman: Barangsiapa yang berdoa, pasti akan Kukabulkan, bar</em><em>angsiapa yang memohon  pasti akan Aku perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti akan Ku  ampuni</em>.” (HR Bukhari)</p>
</li>
<li>
<strong>Tatkala berbuka puasa bagi orang yang  berpuasa</strong><br>
Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash <em>Radhiyallahu’anhu</em>,  dia mendengar Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi wasallam</em> bersabda:
<p><em>“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa  pada saat berbuka ada doa yang tidak ditolak.” </em>(HR  Ibnu Majah)</p>
</li>
<li>
<strong>Pada setiap dubur shalat fardhu (sesudah  tasyahud akhir, sebelum salam)</strong><br>
Dari Abu Umamah <em>Radhiyallahu’anhu</em>,  Sesungguhnya Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi wasallam </em>ditanya tentang doa  yang paling didengar oleh Allah <em>Subhanahu wata’alla</em>, beliau menjawab:
<p><em>“Dipertengahan malam yang akhir dan pada  setiap dubur shalat fardhu.”</em> (HR At Tirmidzi dan  dishahihkan oleh Al-Albani)</p>
</li>
<li>
<strong>Pada saat perang berkecamuk</strong><br>
Dari Sahl bin Sa’ad <em>Radhiyallahu ‘anhu</em> bahwa Rasulullah <em>Shalallahu’alaihi wasallam </em>bersabda:
<p><em>“Ada  dua doa yang tidak tertolak atau jarang tertolak; doa pada saat adzan dan doa  tatkala perang berkecamuk.”</em> (HR Abu Daud  dishahihkan oleh Imam Nawawi dan Al-Albani)</p>
</li>
<li>
<strong>Sesaat pada hari Jum’at</strong><br>
Dari Abu Hurairah <em>Radhiyallahu’anhu</em>,  Abul Qasim <em>Shalallahu’alaihi wasallam </em>bersabda:
<p><em>“Sesungguhnya pada hari Jum’at ada  sesaat yang tidak bertepatan seorang hamba muslim shalat dan memohon sesuatu  kebaikan kepada Allah melainkan akan dikabulkan. Beliau berisyarat dengan  tangannya untuk menunjukkan sebentarnya waktu tersebut.”</em> (HR Al Bukhari)</p>
</li>
<li>
<strong>Pada waktu bangun tidur malam hari bagi  orang yang bersuci dan berdzikir sebelum tidur</strong><br>
Dari ‘Amr bin ‘Anbasah <em>Radhiyallahu’anhu</em> bahwa Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi Wasallam </em>bersabda:
<p><em>“Tidaklah seorang hamba tidur dalam  keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang  urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya.</em>” (HR Ibnu Majah)</p>
</li>
<li>
<strong>Diantara adzan dan iqamah</strong><br>
Dari Anas bin Malik <em>Radhiyallahu’anhu</em>,  Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> bersabda:
<p><em>“Doa tidak akan ditolak antara adzan dan  iqamah.”</em> (HR Abu Daud, dishahihkan Al-Albani)</p>
</li>
<li>
<strong>Pada waktu sujud dalam shalat</strong><br>
Dari Ibnu Abbas <em>Radhiyallahu’anhu</em>,  Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi wasallam</em> bersabda:
<p><em>“Adapun pada waktu sujud, maka  bersungguh-sungguhlah berdoa sebab doa saat itu sangat diharapkan untuk  terkabul.”</em> (HR Muslim)</p>
</li>
<li>
<strong>Pada saat sedang turun hujan</strong><br>
Dari Sahl bin Sa’ad <em>Radhiyallahu’anhu</em>,  Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi wasallam </em>bersabda:
<p><em>“Dua doa yang tidak pernak ditolak; doa  pada waktu adzan dan doa pada waktu turun hujan.”</em> (HR Hakim dan dishahihkan oleh Al-Albani)</p>
</li>
<li>
<strong>Pada saat ada orang yang baru saja  meninggal</strong><br>
Dari Ummu Salamah <em>Radhiyallahu’anha</em>,  Rasulullah <em>Shallallahu’alahi wasallam</em> bersabda tatkala Abu Salamah  sakaratul maut:
<p><em>“Susungguhnya tatkala ruh dicabut, maka  pandangan mata akan mengikutinya.” Semua keluarga histeris. Beliau  bersabda:”Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, sebab para  malaikat meng-amini apa yang kamu ucapkan.”</em> (HR  Muslim)</p>
</li>
<li>
<strong>Pada malam lailatul qadr</strong><br>
Allah <em>Subhanahu wata’alla</em> berfirman:
<p><em>“Malam kemuliaan itu lebih baik dari  seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat jibril dengan  izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam penuh kesejahteraan sampai  terbit fajar</em>.” (Qs Al Qadr: 3-5)</p>
</li>
<li>
<strong>Doa pada hari Arafah</strong><br>
Dari ‘Amr bin Syu’aib <em>Radhiyallahu’anhu</em> dari bapaknya dari kakeknya, Nabi <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> bersabda:
<p><em>“Sebaik-baik doa adalah pada hari  Arafah.”</em> (HR At Tirmidzi dishahihkan Al-Albani)</p>
</li>
</ul>
<p>Semoga bermanfaat dan dapat mengoptimalkan  agar doa terkabul. <em>Wallahu a’lam.</em></p>
<p>***<br>
Artikel muslimah.or.id<br>
Penyusun : Ummu Hamzah Galuh Pramita Sari<br>
Muroja’ah : Ust Abu Ukasyah Aris Munandar</p>
<p><strong>Rujukan:</strong><br>
<em>Do’a dan wirid </em>penerbit Pustaka Imam  Syafi’i<br>
<em>Kesalahan dalam Berdoa</em> penerbit Darul Haq</p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 