
<p>Disunnahkan bagi yang ingin mengulangi hubungan intim dengan pasangannya untuk berwudhu di antara dua aktivitas tersebut. Dikatakan oleh Rasul –<i>shallallahu ‘alaihi wa sallam</i>-, hal itu lebih menyemangati dalam hubungan intim berikutnya. Pengulangan ini akan mudah ditemukan pada pengantin muda atau yang lama kangen tak berjumpa dengan istri.</p>
<p>Ada hadits yang disebutkan dalam Shahih Muslim,</p>
<h3 dir="RTL" align="center"><span style="color: #ff0000;">عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ أَهْلَهُ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يَعُودَ فَلْيَتَوَضَّأْ ». زَادَ أَبُو بَكْرٍ فِى حَدِيثِهِ بَيْنَهُمَا وُضُوءًا وَقَالَ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يُعَاوِدَ</span></h3>
<p>Dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah <i>shallallahu ‘alaihi wa sallam</i> bersabda, “<i>Jika salah seorang di antara kalian menyetubuhi istrinya lalu ia ingin mengulanginya, maka hendaklah ia berwudhu</i>.” Abu Bakr dalam haditsnya menambahkan, “<i>Hendaklah menambahkan wudhu di antara kedua hubungan intim tersebut</i>.” Lalu ditambahkan, “<i>Jika ia ingin mengulangi hubungan intim.</i>” (HR. Muslim no. 308).</p>
<p>Imam Malik menambahkan lafazh,</p>
<h3 dir="RTL" align="center"><span style="color: #ff0000;">فَإِنَّهُ أَنْشَطُ لِلْعَوْدِ</span></h3>
<p>“<i>Berwudhu itu lebih membuat semangat ketika ingin mengulangi hubungan intim.</i>”</p>
<p><span style="color: #0000ff;"><b>Faedah dari hadits di atas:</b></span></p>
<p><span style="color: #800080;"><b>1-</b></span> Hadits di atas menunjukkan disunnahkannya berwudhu bagi yang ingin mengulangi hubungan intim dengan istrinya.</p>
<p><span style="color: #800080;"><b>2-</b></span> Menurut jumhur (mayoritas ulama), berwudhu saat itu dihukumi sunnah dan bukan wajib. Karena Nabi <i>shallallahu ‘alaihi wa sallam</i> pernah mengelilingi rumah istri-istrinya dan menyetubuhi mereka hanya dengan sekali mandi dan tidak dinukil beliau berwudhu antara hubungan intim tersebut. Akan tetapi, di antara hubungan intim tersebut, beliau tetap membersihkan kemaluannya.</p>
<p><span style="color: #800080;"><b>3-</b></span> Sunnah untuk wudhu tersebut berlaku jika ingin berhubungan intim lagi dengan istri yang tadi berhubungan atau dengan istri lainnya.</p>
<p><span style="color: #800080;"><b>4-</b></span> Wudhu di antara dua <i>jima’</i> (hubungan intim) mengandung maslahat diniyah dan duniawiyah. Maslahat diniyah adalah karena taat pada perintah Rasul <i>shallallahu ‘alaihi wa sallam</i>. Sedangkan maslahat duniawiyah yaitu badan semakin bertambah segar dan bersemangat.</p>
<p><span style="color: #800080;"><b>5-</b></span> Manusia hendaklah tidak menzhalimi dan membebani dirinya sendiri dengan suatu aktivitas. Hendaklah ia tempuh suatu cara yang membuatnya terus semangat dalam meraih urusan dunia dan akhiratnya.</p>
<p align="center"><i>Hanya Allah yang memberi taufik.</i></p>
<p> </p>
<p><span style="color: #0000ff;"><b>Referensi</b></span>:</p>
<p><i>Fathu Dzil Jalali wal Ikrom bi Syarh Bulughil Marom</i>, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, terbitan Darul Wathon, cetakan pertama, tahun 1425 H, 1: 596-599.</p>
<p><i>Minhatul ‘Allam fii Syarh Bulughil Marom</i>, Syaikh ‘Abdullah bin Sholih Al Fauzan, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan ketiga, tahun 1431 H, 2: 41-43.</p>
<p>—</p>
<p>Oleh Akhukum fillah: Muhammad Abduh Tuasikal</p>
<p>Disusun di saat hujan mengguyur Warak, Panggang, Gunungkidul, 7 Safar 1435 H, 12: 59 AM</p>
<p>Ikuti status kami dengan memfollow <a href="https://www.facebook.com/muhammad.tuasikal">FB Muhammad Abduh Tuasikal</a>, <a href="http://www.facebook.com/rumaysho">Fans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat</a>, Twitter <a href="https://twitter.com/RumayshoCom">@RumayshoCom</a></p>
<p>—</p>
<p>Akan segera terbit buku terbaru karya Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, yaitu <a href="http://ruwaifi.com/buku-terbaru-mengenal-bidah-lebih-dekat-pre-order/">Buku Mengenal Bid’ah Lebih Dekat</a> (harga: Rp.13.000,-). Bagi yang ingin melakukan pre order, kirimkan format pemesanan via sms ke no 0852 0017 1222 atau via PIN BB 2AF1727A: Buku Bid’ah#Nama#Alamat#no HP. Nanti akan diingatkan ketika buku sudah siap untuk dikirim.</p>
 