
<p><strong>Manajemen Kinerja </strong></p>
<p>Data tidak ada nilainya, tapi pengetahuan tidak ternilai.  Mungkin  tidak kejadian dalam sejarah yang besar dibandingkan pasang surutnya Era  Dot Com yang dramatis.   Mengakumulsi gudang data informasi dan rekaman  pelanggan dalam jumlah yang besar terbukti tidak berarti  ketika data  tidak bisa diubah ke dalam revenue  sesungguhnya.</p>
<p>Sepanjang Era Dot Com, beberapa organisasi mengakui keuntungan  menggunakan data sebagai sarana untuk memberikan hasil yang berarti dan  informatif. Organisasi-organisasi ini menikmati pertumbuhan eksponential  dengan keputusan yang cerdas, baik untuk diri mereka sendiri dan  sebagai servis bagi pelanggan. Organisasi yang mengumpulkan data dalam  jumlah yang besar dan gagal menjadikan data sebagai business  intelligence dan manajemen kinerja menjadi contoh yang berwarna atas  rencana bisnis yang gagal. Sementara, organisasi yang merubah data  menjadi pengetahuan, metriks menjadi manajemen kinerja, dan memberikan  respon yang cerdas pada pelanggan, menjadi tenaga yang dominan dalam  ekonomi baru.  Seseorang tidak perlu memandang Google sebagai contoh  brilian sebagai perubahan akses ke data menjadi alat yang responsif,  informatif, dan cerdas untuk kenyamanan klien dan memberikan revenue  internal.  Internet adalah lautan data yang diakses secara umum, yang  dianggap tidak berharga jika diambil di luar konteks.  Namun,  ketika  pengetahuan dan kreatifitas manusia diasah dan fokus pada satu lensa  mikroskopik sebuah search engine untuk men-sort, filter, dan memberikan  data yang relevan, kemudian data menjadi pengetahuan dalam piringan  besar.</p>
<p>Apakah organsasi Anda menggunakan kekuatan data atau kekuatan  pengetahuan?</p>
<p>Apakah organisasi mengumpulkan informasi untuk pelaporan atau untuk  informasi keputusan bisnis real time?</p>
<p>Apakah organisasi Anda menggunakan data untuk mengukur kinerja masa  lalu atau menerapkan pengukuran untuk memprediksi dan merubah masa  depan?</p>
<p>Anda benar-benar memiliki bola kristal, karena sejarah berulang  dengan sendirinya. Jika Anda mengumpulkan data historis dan pengukuran,  maka Anda telah memiliki kerangka kerja untuk mulai membangun masa depan  menurut rencana dan blue print Anda. Jika Anda memahami sebab dan  akibat dari tindakan dan keputusan Anda dalam kondisi pasar dan  lingkungan, maka Anda bisa membuat keputusan yang berdasarkan  pengetahuan untuk memetakan masa depan Anda. Anda bisa merespon kondisi  eksternal, Anda bisa bereaksi terhadap perubahan internal, dan Anda juga  bisa merubah nasib Anda sendiri.</p>
<p>Anda bisa memilih menggunakan informasi untuk menyampaikan hasil yang  terfokus dan informatif untuk pemahaman dan keputusan yang lebih baik,  menggunakan data Anda seperti Google. Alternatifnya, Anda bisa  mengumpulkan data untuk membuat peta laporan yang beragam dimana Anda  berada, dan memilih gambaran yang hanya menggambarkan perspektif yang  diinginkan. Laporan menjelaskan yang sebenarnya, dan tidak ada apapun  selain kebenaran, tapi seringkali tidak menjabarkan kebenaran  seluruhnya.</p>
<p>Mengelola data dan histori manajemen kinerja, pengetahuan, dan  revenue bukan saja untuk organisasi besar. Prinsip yang sama juga  diterapkan bagi perencanaan individu serta kinerja.</p>
<p><strong>Sinyal Awal dan Laporan Berbasis Pengecualian </strong></p>
<p>Mengumpulkan data Anda yang paling relevan dan laporan yang  menunjukkan kunci matrik untuk mengukur kesuksesan. Kunci matrik untuk  mengukur kesuksesan seringkali dimasukkan ke dalam topik berikut:</p>
<ul>
<li> Keuangan, pendapatan atau biaya.</li>
<li> Kepuasan pelanggan.</li>
<li> Mutu.</li>
<li> Produktifitas.</li>
<li> Kecepatan.</li>
<li> Kinerja.</li>
</ul>
<p>Mengacu pada data yang Anda gunakan untuk mengukur kinerja di masa  lalu. Menemukan komponen penting yang mempengaruhi keuangan, kepuasan  pelanggan, mutu, produktivitas, kecepatan, atau kinerja. Membuat daftar  daftar kejadian, katalis internal dan eksternal yang telah memberikan  hasil untuk keinginan yang spesifik atau hasil yang tidak diingnkan.  Dengan menggunakan pengalaman dan data historis, buat catatan sebab dan  akibat yang diilustrasikan dalam tren Anda. Pelajari penyebab untuk  menyaring pengukuran yang berarti yang memberikan tren yang diinginkan  maupun tidak.</p>
<p>Setelah Anda mengidentifikasi katalis penting yang terkait dengan  matrik, maka Anda bisa membuat laporan prediksi baru yang membantu  menuntuk bisnis Anda dengan informasi yang cerdas.</p>
<p>Laporan yang berisi semua data yang tersdia mungkin akan  membingungkan dan menyembunyikan fakta atau tren yang aktual.  Jika Anda  mengukur ratusan atau ribuan transaksi, kinerja rata-rata mungkin bisa  cukup diterima untuk menyembunyikan beberapa pengecualian individu  secara sementara yang bisa menciptakan malapetaka di masa depan.  Tambahkan laporan kegiatan keseluruhan dengan laporan yang berbasis  pengecualian yang spesifik, fokus yang memisahkan elemen data yang sudah  Anda tentukan sebagai katalis bisnis Anda.  Laporan berbasis  pengecualian atas pengecualian-pengecualian dari bisnis normal yang  sudah Anda identifikasikan sebagai akar penyebab atas efek yang baik  atau buruk.  Laporan-laporan yang terkonsentrasi ini harus ditinjau  untuk tanggapan yang lebih cepat, dan dampak keseluruhan harus  menciptakan hasil yang konsisten pada laporan untuk semua kegiatan yang  terakumulasi.</p>
<p><strong>Tujuan Jangka Pendek dan Jangka Panjang </strong></p>
<p>Pastikan untuk membandingkan rencana, tujuan dan tren jangka pendek  dan jangka panjang. Aktivitas bulanan dan catur wulan bisa jadi  diakibatkan oleh tren musiman. Tren mingguan merefleksikan aktivitas  yang konsisten pada hari-hari tertentu dalam minggu.   Kegiatan  marketing dan sales khususnya dipengaruhi oleh tren harian, mingguan,  bulanan, caturwulan, dan tahunan.  Kegiatan-kegiatan ini juga  dipengaruhi oleh kejadian eksternal. Ketika mengumpulkan data untuk  analisa historis untuk menciptakan prediksi tren, catatan dokumen  sebagai reminder kejadian eksternal dan aktivitas yang mungkin  mempengaruhi hasil Anda.</p>
<p>Untuk perencanaan personal dan perencanaan organisasi internal,   menyeimbangkan tujuan jangka pendek dengan tujuan jangka panjang. Ini  memang benar saat menyeimbangkan anggaran personal dan profesional.   Investasi jangka pendek harus seimbang dengan reward jangka panjang.  Mengeluarkan anggaran jika memungkinkan, untuk menghindari kerugiannya,  terkadang dalam minat terbaik tujuan jangka pendek dan panjang.  Dengan  menunda sebuah kegiatan, menjadwalkan waktu dan sumber, seringkali  dipengaruhi oleh kebutuhan yang mendadak dan mendesak. Bandingkan  kebutuhan mendesak dengan prioritas jangka panjang dan memperluas  pengaruh untuk menentukan pendekatan yang seimbang yang terbaik.</p>
<p><strong>Menyeimbangkan Sasaran Perusahaan dan Personal </strong></p>
<p>Apakah laporan manajemen secara akurat  tercermin di matrik kinerja  personel? Saat tiba waktunya melakukan tinjauan tahunan, memiliki  pengukuran yang spesifik bagi kinerja individu telah tercermin secara  akurat dengan laporan kinerja yang dibuat oleh organisasi?</p>
<p>Masing-masing individu harus memiliki serangkaian tujuan dan sasaran  yang ditetapkan yang bisa diukur untuk kinerja. Pengukuran kinerja bisa  berdasarkan kecepatan, akurasi, mutu, atau hanya berdasarkan  penyelesaian tugas tertentu. Kerangka waktu dan kepuasan pelanggan juga  merupakan pengukuran kinerja yang umum. Indikator individu juga harus  terhubung lansung dengan laporan kinerja manajemen secara keseluruhan.  Ini memungkinkan masing-masing individu untuk mengenali seberapa besar  kinerja personal mempengaruhi pencapaian tim secara total. Saat ini  terjadi, sangat mudah untuk melakukan penilaian kinerja dengan adil dan  tidak bias, tanpa mengejutkan siapapun. Yang  lebih penting, pengakuan  kontribusi personal menjadi pembicaraan sehari-hari dalam komitmen  mutual, dibandingkan tinjauan tahunan.</p>
<p><strong>Menyeimbangkan Sasaran Internal dan Eksternal</strong></p>
<p>Jika Anda mencapai tujuan dan sasaran, apakah ini atas biaya vendor,  suplier atau klien Anda? Jika pemenuhan sasaran membutuhkan pengorbanan  yang tidak seimbang dari rekan bisnis atau pelanggan, maka Anda hanya  perlu  menunda masalah yang tidak terelakkan dan kematian Anda. Jika  kesuksesan Anda hanya bisa dicapai dengan mengorbankan vendor atau  suplier, maka yang terbaik biasanya akan kehilangan minat dan menemukan  alternatif untuk melindungi organisasi mereka.  Menciptakan budaya ini  dengan vendor akan menyebabkan konflik dan kurangnya komitmen mutual.  Memperlakukan vendor dan supplier sebagai rekan untuk kesuksesan  bersama, dan mengharapkan hal yang sama sebagai balasannya.</p>
<p>Jika kesuksesan Anda membutuhkan pengorbanan sepihak dari klien, maka  Anda akan menemukan diri Anda tanpa pelanggan. Klien bisa se-loyal  vendor dan supplier ketika diperlakukan dengan  martabat, nilai,  komitmen, dan respek. Klien tidak akan sesabar vendor jika ada  kekurangan dalam hubungan.</p>
<p><strong>Menggunakan Teknologi untuk Memberdayakan Sasaran Bisnis </strong></p>
<p>Gunakan teknologi untuk mengumpulkan data, menyusun dan memisahkan  katalis kunci untuk bisnis Anda.  Gunakan tren historis untuk  menciptakan pengecualian berdasarkan laporan prediktif. Monitor tren  kegiatan dan sasaran jangka pendek dan panjang. Gunakan data nyata untuk  menunjukkan kinerja individu sebagai kontribusi kinerja secara  keseluruhan,  dan membuatnya ini tersedia bagi kontributor individu  sehari-hari, para individu mulai mengelola kesuksesan bisnis secara  keseluruhan. Kontributor individu paling sering mengenali sebab dan  akibat seperti diilustrasikan dalam laporan berbasis pengecualian, dan  memiliki kemampuan  untuk menerapakan perubahan yang efektif saat  dibutuhkan. Kontributor individu biasanya memiliki hubungan personal  yang paling signifikan  atau interaksi dengan vendor, supplier, dan  pelanggan. Teknologi bisa digunakan untuk memungkinkan visibilitas  dipenjuru organisasi. Teknologi bisa memfasilitasi pemberdayaan dan  mengkomunikasikan informasi, tidak hanya menyediakan tren pengecualian,  tapi juga dukungan data yang spesifik yang di perlukan untuk membuat  keputusan yang teredukasi secara tepat.</p>
<p>Sekarang keputusan ada ditangan Anda. Akankah Anda menggunakan  teknologi untuk  mengumpulkan dan mengkomunikasikan data yang relevan  dalam respon yang terfokus seperti Google, atau Anda sekedar duduk di  kursi Anda dengan grafik beraneka warna dari era sebelumnya?</p>
<p>***</p>
<p><strong>Kata-Kata Bijak </strong></p>
<p><em>“Cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah dengan  menemukannya.”</em><br> – Alan Kay</p>
<p><em>“Semua keadaan manusia memiliki ketidaknyaman. Kami merasakan  kehadirannya baik tidak melihat atau merasakannya di masa datang; dan  karena itu kemi sering mengacaukan perubahan tanpa amandemen, dan  seringkali memperburuknya.”</em><br> – Benjamin Franklin</p>
<p><em>“Jangan biarkan masa depan menganggu Anda. Anda akan menjumpainya,  jika Anda harus melakukannya, dengan senjata alasan yang sama dimana  dengan senjata saat ini yang digunakan untuk melawan saat ini.”</em><br> – Marcus Aurelius Antoninus</p>
<p><em>“Data tidak ada harganya, tapi pengetahuian tidak ternilai.”</em><br> – John Mehrmann</p>
<p>***</p>
<p>Oleh: John Mehrmann adalah penulis The Trusted Advocate: Accelerate  Success with Authenticity dan Integrity, panduan fundamental untuk  mencapai sales yang luar biasa dan mempertahankan loyalitas pelanggan.  John Mehrmann adalah penulis lepas dan  President of Executive  Blueprints Inc., sebuah organisasi yang ditujukan untuk meningkatkan  praktek bisnis dan mengembangkan sumber daya manusia.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.leadershiparticles.net">http://www.leadershiparticles.net</a></p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com</p>
<p>Artikel: <a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 