
<p><strong>BACAAN AMIN SETELAH AL-FATIHAH</strong></p>
<p>Pertanyaan.<br>
Ustadz, Shahîhkah bacaan amin dengan suara keras dan panjang yang dilakukan makmum sehabis imam membaca al-Fâtihah ?</p>
<p>Jawaban.<br>
Dalam shalat jahriyyah (shalat-shalat yang bacaannya dikeraskan yaitu shalat Maghrib, Isya dan Shubuh), disunnahkan bagi imam dan makmum untuk mengeraskan bacaan amin. Imam Bukhari rahimahullah menyebutkan judul : “Bâbu Jahri Imam Bita’mîn ‘(Bab, Imam Mengeraskan Amin) dan Bab, Jahri al-Makmum Bita’mîn. Lalu beliau rahimahullah menyebutkan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu.</p>
<p><strong>أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَمَّنَ اْلإِمَامُ فَأَمِّنُوا فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ</strong></p>
<p><em>Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Apabila Imam mengucapkan amin maka ucapkanlah amin, karena barangsiapa yang aminnya bertepatan dengan aminnya Malaikat, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu</em>. [HR Bukhâri dan Muslim]</p>
<p>Imam Bukhâri rahimahullah berkata : “Ibnu Zubair mengucapkan amin dan diikuti orang-orang yang di belakangnya sehingga di masjid terdengar suara gemuruh (suara keras yang bersamaan)”</p>
<p>Imam Tirmidzi rahimahullah berkata : “Inilah pendapat kebanyakan para ‘Ulama dari kalangan Sahabat , Tabi’in dan orang-orang setelahnya. Mereka berpendapat, bahwa seseorang dianjurkan untuk mengeraskan suara “amin” dan tidak mengucapkannya dengan pelan. Ini merupakan pendapat Imam Syâfi’i, Ahmad dan Ishâk. [Tuhfatul Ahwâdzi 1/523]</p>
<p>Kapankah makmum membaca Amin ? Makmum membaca amin setelah imam selesai membaca : <strong>وَلاَ الضَّالِّين</strong>  dan bertepatan dengan aminnya imam. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p><strong>إِذاَ قَالَ اْلإِمَامُ : « غَيرِْ المَغضُوْبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ » فَقُوْلُوْا آميْنَ . فَإِنَّّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلاَئِكَةِ غُفِرَ مَا تَقَدَّمَ لَهُ مِنْ ذَنْبِهِ</strong></p>
<p>“Apabila imam mengucapkan: <strong>غَيرِْ المَغضُوْبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ</strong> , maka ucapkanlah “Amin”, karena barangsiapa yang aminnya bertepatan dengan ucapan aminnya Malaikat, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu. [HR Muslim]</p>
<p>Yang dimaksud dengan : <strong>إِذَا أَمَّنَ اْلإِمَامُ فَأَمِنُوْا</strong> adalah apabila imam sampai kepada tempat amin atau apabila imam mulai mengucapkan amin, maka ucapkan amin ; bukan berarti makmum mengucapkan amin setelah imam selesai mengucapkan amin berdasarkan dua sebab, Pertama karena telah ada penjelasan pada riwayat yang lain yaitu :</p>
<p><strong>إِذَا قَالَ اْلإِمَامُ :  غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ  فَقُوْلُوْا آميْنَ</strong></p>
<p>Imam Ibnu Hajar rahimahullah berkata : “Maknanya adalah apabila sampai pada tempat dituntut untuk mengucapan amin yaitu ucapan : <strong>وَلاَ الضَّالِّينَ</strong>  [Fathul Bâri, 2/306]</p>
<p>Konsekuensi sabda Nabi: “<em>Barangsiapa yang aminnya bertepatan dengan aminnya Malaikat”, menujukkan bahwa imam dan makmum disunnahkan mengucapkan amin secara bersamaan, karena kalau tidak, maka tidak akan terwujud muwâfaqah (kesamaan/berbarengan) dengan aminnya Malaikat. Maka, dengan itu akan bersamaan aminnya malaikat, imam dan makmum dalam satu waktu sehingga tercapai keutamaan</em>. [Syarah shahîh Bukhâri, Syaikh Ibnul ‘Utsaimîn 3/291-292]</p>
<p>Cara membacanya, dengan <strong>memanjangkan bunyi huruf alif dan mimnya serta mimnya tidak syaddah ” آميْن ” Amîn</strong> . Ini adalah bacaan yang paling kuat, yang paling banyak diikuti oleh para Ulama , dan para Ulama menyebutkan ada lima bacaan. Hanya, yang lainnya dianggap bacaan syadzah dan talhîn [Syarah shahîh Bukhâri Syaikh Ibnul ‘Utsaimîn 3/289 (Tuhfatul Ahwadzi 2/524)]</p>
<p>[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 06-07/Tahun XIII/1430H/2009M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196. Kontak Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079]</p>
 