
<p><strong>Pertanyaan</strong>:</p>
<p>Syaikh yang mulia, ada seorang wanita yang kesurupan jin. Apabila suaminya hendak ber-<em>jima’</em> dengannya, maka jin itu berusaha menolaknya. Namun, jika dibacakan al-Qur’an dengan suara agar keras, jin tersebut tidak mampu menolak. Bolehkah membaca al-Qur’an di tengah-tengah<em> jima’</em>?</p>
<p><!--more--></p>
<p><strong>Jawaban</strong>:</p>
<p>Ya, boleh melakukan hal tersebut karena kebutuhan. Namun, jika sudah terjadi jima’, maka sang suami maupun istri melakukan hadas besar (baca: junub), sehingga tidak boleh dibacakan al-Qur’an ketika itu. Sehingga sebelum terjadi <em>jima’</em>, selama kemaluan suami belum masuk, maka boleh dibacakan al-Qur’an.</p>
<p>(<em>Liqa’at Bab al-Maftuh</em>, volume 75, no. 18)<br>
Penerjemah: Ustadz Ammi Nur Baits<br>
Artikel www.konsultasisyariah.com</p>
 