
<p><iframe width="100%" height="166" scrolling="no" frameborder="no" allow="autoplay" src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/1036837291&amp;color=d5265f&amp;hide_related=true&amp;show_artwork=false&amp;show_comments=false&amp;show_teaser=false&amp;show_user=false"></iframe></p>
<h2><b>Ayam Dimasukkan ke Air Panas Setelah Disembelih</b></h2>
<p><em><span style="font-weight: 400;">Banyak di pemotongan ayam, penyembelih ketika selesai menyembelih ayam, langsung dimasukkan ke dalam air panas. Padahal ayamnya belum mati, masih bergerak-gerak. Apakah dagingnya halal?</span></em></p>
<p><b>Jawab:</b></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pada asalnya, hewan sembelihan tidak boleh dipotong-potong atau dimasukkan ke dalam air panas, sebelum benar-benar mati.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dalam Majmu’ Fatawa Lajnah Daimah terdapat pertanyaan,</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Ada banyak perusahaan pemotongan ayam, di mana para karyawan memasukkan ayam ke dalam air panas untuk menghilangkan bulunya. Dan itu dilakukan sebelum membersihkan isi perut ayam. Sehingga terkadang kotoran ayam bercampur dengan daging ayam. Apakah dagingnya halal dimakan?”</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Jawaban Lajnah Daimah (Majlis Ulama Saudi),</span></p>
<p class="arab">يعتبر هذا اللحم حلال الأكل ولا تأثير لوضع الحيوان بعد ذبحه في الماء الحار على حل أكل لحمه، لكن، يجب أن يؤخر وضعه فيه حتى تنتهي حركته‏.‏</p>
<p><span style="font-weight: 400;">Daging ayam tersebut tetap halal untuk dimakan, dan memasukkan hewan yang telah disembelih ke dalam air panas, tidak mempengaruhi kehalalan makan dagingnya. Namun </span><b>wajib</b><span style="font-weight: 400;"> untuk ditunggu sebelum dimasukkan ke dalam air, hingga hewan itu berhenti bergerak. (Fatwa Lajnah Daimah no. 5563)</span></p>
<h3><b>Dimasukkan ke Air Panas Sebelum Mati</b></h3>
<p><span style="font-weight: 400;">Bagaimana jika penyembelih ayam memasukkan ayam yang baru saja disembelih ke dalam air panas, sebelum benar-benar mati?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagian ulama menegaskan bahwa selama proses penyembelihan yang dilakukan benar, dalam arti terputus tenggorokan, kerongkongan, dan urat leher, lalu setelah disembelih baru dimasukkan ke air panas, maka sembelihannya halal. Hanya saja, pelakunya melakukan kesalahan, karena terhitung sebagai perbuatan menyiksa binatang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dalam Fatwa Islam no. 10236 terdapat pertanyaan,</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ada orang setelah menyembelih, ayamnya langsung dimasukkan ke dalam air panas, sementara ayam masih hidup dan bergerak-gerak, dilempar ke periuk besar berisi air mendidih, agar nanti mudah dibersihkan bulunya. Bolehkah dagingnya dimakan?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Jawaban yang disampaikan Fatwa Islam:</span></p>
<p class="arab">عرضنا هذا السؤال على فضيلة الشيخ محمد بن صالح بن عثيمين ، فأجاب حفظه الله :</p>
<p class="arab">ما دام أنها ذبحت ، فلا بأس .</p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kami pernah sampaikan pertanyaan ini kepada Syaikh Muhammad bin Soleh al-Utsaimin, dan beliau menjawab, “Selama sudah disembelih (secara syar’i), tidak masalah.”</span></p>
<p class="arab">سؤال :لكن مازال فيها نفس وتتحرك وتضطرب ؟</p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pertanyaan diulang, “Akan tetapi ayam masih hidup dan bergerak-gerak?”</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Jawaban beliau,</span></p>
<p class="arab">إذا كان بعد ذبحها فلا بأس ( ويحلّ أكلها ) ، لكن لا يجوز أن يعذبوها هذا التعذيب .والله أعلم .</p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Jika itu dilakukan setelah disembelih, maka tidak masalah (halal dimakan). Namun tidak boleh menyiksa binatang seperti ini.”</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">Allahu a’lam.</span></i></p>
<p><strong>Dijawab oleh: Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)</strong></p>
<p><strong>Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tanya Ustadz untuk Android</a>. <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Download Sekarang !!</a></strong></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>
<strong>REKENING DONASI </strong>: BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK</li>
</ul>
 