
<p><iframe src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/537486924&amp;color=d5265f&amp;auto_play=false&amp;show_artwork=false&amp;hide_related=true&amp;show_comments=false&amp;show_user=false&amp;show_reposts=false" width="100%" height="166" frameborder="no" scrolling="no"></iframe></p>
<h2><strong>Berkata Uff kepada Orang Tua</strong></h2>
<p><em>Kita dilarang mengucapkan kata uff kepada orang tua. Apa maksudnya? Trim’s</em></p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p><em>Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,</em></p>
<p>Ada 3 ayat yang menyebutkan kata uf dalam al-Quran. Kita sebutan,</p>
<p><strong><em>Pertama</em></strong>, ayat terkait perintah untuk berbuat baik kepada orang tua,</p>
<p class="arab">وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا</p>
<p><em>Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “<strong>uff</strong>” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.</em> (QS. al-Isra: 23)</p>
<p><strong><em>Kedua</em></strong>, ayat yang menyebutkan perkataan Ibrahim ketika menyudutkan kaumnya yang beribadah kepada selain Allah,</p>
<p class="arab">قَالَ أَفَتَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكُمْ شَيْئًا وَلَا يَضُرُّكُمْ . أُفٍّ لَكُمْ وَلِمَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَفَلَا تَعْقِلُونَ</p>
<p><em>Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?” <strong>Uff</strong>  untuk kalian dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami?</em> (QS. al-Anbiya: 66 – 67)</p>
<p><strong><em>Ketiga</em></strong>, ayat yang menyebutkan permisalan anak soleh dan anak durhaka. Anak durhaka ketika diajak beriman, dia menghina orang tuanya,</p>
<p>وَالَّذِي قَالَ لِوَالِدَيْهِ أُفٍّ لَكُمَا أَتَعِدَانِنِي أَنْ أُخْرَجَ وَقَدْ خَلَتِ الْقُرُونُ مِنْ قَبْلِي وَهُمَا يَسْتَغِيثَانِ اللَّهَ وَيْلَكَ آَمِنْ</p>
<p><em>“Dan orang yang berkata kepada dua orang ibu bapaknya: “<strong>Uff</strong> bagi kamu keduanya, apakah kamu keduanya memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan, padahal sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumku? lalu kedua ibu bapaknya itu memohon pertolongan kepada Allah seraya mengatakan: “Celaka kamu, berimanlah! Sesungguhnya janji Allah adalah benar”. Lalu dia berkata: “Ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu belaka.”</em> (QS. al-Ahqaf: 17)</p>
<p>Ibnul Jauzi menjelaskan makna <em>Uff</em> secara bahasa. Beliau menyebutkan ada 5 pendapat. Dan semuanya merujuk pada satu makna, yaitu sesuatu yang remeh.</p>
<p>[1] Kotoran kuku, ini merupakan pendapat al-Khalil al-Farahidy</p>
<p>[2] Kotoran telinga, ini pendapat al-Ashma’i.</p>
<p>[3] Potongan kuku, ini pendapat Tsa’lab</p>
<p>[4] Uff dari kata al-Afaf [الأَفف]. Dan kata al-Afaf dalam bahasa arab artinya sedikit. Sehingga kata Uff artinya meremehkan, menganggap kecil. Ini pendapat al-Anbari.</p>
<p>[5] Uff artinya benda ringan yang ada di tanah, seperti kerikil atau ranting. Ini pendapat Ibnu Faris</p>
<p>Selanjutnya, Ibnul Jauzi juga menyebutkan keterangan gurunya Abu Manshur,</p>
<p class="arab">معنى «الأف» : النَّتَن، والتضجر</p>
<p>Makna uff adalah tidak enak dirasa, berkeluh kesah. (Tafsir Zadul Masir, 4/156).</p>
<p>Kaitannya dengan interaksi anak dengan orang tua, Allah memberikan dua larangan,</p>
<p>[1] Jangan berkata uff</p>
<p>[2] Jangan membentak</p>
<p>Dan uff lebih ringan dari pada membentak. Dengan merujuk makna bahasa, uff untuk orang tua berarti mengucapkan kalimat buruk paling rendah, yang tidak disukai orang tua.</p>
<p>Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan surat al-Isra ayat 23,</p>
<p class="arab">لا تسمعهما قولا سيئًا، حتى ولا التأفيف الذي هو أدنى مراتب القول السيئ</p>
<p>Jangan berkata buruk kepada kedua orang tua, sampaipun kata <em>uff</em> yang merupakan kata buruk yang paling rendah tingkatannya. (Tafsir Ibnu Katsir, 5/64)</p>
<p><em>Allahu a’lam.</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)</strong></p>
<p>Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank"><strong>Tanya Ustadz untuk Android</strong></a>.<br>
<a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank"><strong>Download Sekarang !!</strong></a></p>
<p><strong>KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting <a href="http://zahiraccounting.com/id/" target="_blank">Software Akuntansi Terbaik di Indonesia</a>.</strong></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>
<strong>SPONSOR</strong> hubungi: 081 326 333 328</li>
<li>
<strong>DONASI</strong> hubungi: 087 882 888 727</li>
<li>
<strong>REKENING DONASI</strong> : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK</li>
</ul>
 