
<p>Suhur dengan men-dhammah huruf siin, yaitu nama untuk perbuatannya.  Sedangkan sahur dengan men-fathah huruf siin adalah sesuatu yang kita  sahur dengannya. Hal ini semisal wudhu, yaitu perbuatannya, sedangkan  wadhu adalah airnya. Kaidah ini sangat berfaidah untuk menjaga kesalahan  dari kalimat-kalimat semisal ini (<em>Asy-Syarah al-Mumti’</em>, 6/433).</p>
<p>Berdasarkan hadits</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">عَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ: تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السُحُوْرِ بَرَكَةً</p>
<p><em>Dari Anas bin Malik radhillahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sahurlah kalian,karena  sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan.”</em> (HR. al-Bukhari, 1923 dan Muslim, 1095).</p>
<p>Hadits ini berisi anjuran untuk sahur sebelum puasa, karena di  dalamnya terdapat kebaikan yang banyak dan membawa berkah. Perintah  dalam hadits ini hanya menunjukkan sunnah tidak sampai wajib (<em>Al-Ijma’</em>,  hal. 49 oleh Ibnul Mundzir. Tahqiq Fu’ad ‘Abdul Mun’im Ahmad), namun  demikian hendaklah kita berusaha untuk tidak meninggalkan sahur walaupun  hanya dengan seteguk air. Rasulullah<em> shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengatakan,</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">السَّحُوْرُ  أَكْلُهُ بَرَمَةٌ فَلاَ تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ  جَرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى  الْمُتَسَحِّرِيْنَ</p>
<p><em>“Sahur, makannya adalah berkah. Maka, janganlah kalian tinggalkan,  walaupun hanya dengan seteguk air. Sesungguhnya, Allah dan Malaikat-Nya  ber-shalawat kepada orang-orang yang sahur.”</em></p>
<p>Dan termasuk sunnah ketika sahur adalah untuk mengakhirkannya. Zaid bin Tsabit <em>radhiallahu ‘anhu</em> berkata, <em>“Kami  sahur bersama nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau  berdiri untuk shalat Subuh.” Anas bertanya, “Berapa lama jarak antara  selesai sahurnya dengan adzan?” Zaid menjawab, “Lamanya sekita bacaan  lima puluh ayat.” </em>(HR. al-Bukhari, 1921 dan Muslim, 1097).</p>
<p>Sumber: <em>Ensiklopedi Amalan Sunnah di Bulan Hijriyah</em>, Abu Ubaidah Yusuf as-Sidawi, Abu Abdillah Syahrul Fatwa, Pustaka Darul Ilmi<br> Dipublikasikan oleh <a title="www.pengusahamuslim.com" href="http://www.pengusahamuslim.com/" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 