
<p>Allah bersama dengan orang yang berbuat ihsan (muhsin).</p>
<p>Apa maksudnya?</p>
<p>Allah <em>Ta’ala</em> berfirman,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ</span></p>
<p>“<em>Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan (ihsan)</em>.” (QS. An-Nahl: 128)</p>
<p>Dalam <em>Tafsir As-Sa’di</em> (hlm. 475) disebutkan:</p>
<p>“Allah bersama orang-orang yang bertakwa lagi <em>muhsin</em>. Allah memberikan pertolongan, taufik, dan petunjuk. Merekalah orang-orang yang menjauhi kekafiran dan maksiat. Merekalah orang-orang yang berbuat ihsan (baik) dalam beribadah kepada Allah. Bentuk berbuat ihsan dalam ibadah adalah menyembah Allah seakan-akan melihat-Nya. Jika tidak bisa melihat-Nya, ingatlah bahwa Allah pasti melihat mereka. Sedangkan berbuat ihsan kepada makhluk adalah memberikan manfaat apa pun pada mereka. Kami memohon kepada Allah agar kita semua menjadi orang bertakwa dan muhsin.”</p>
<p>Ihsan dapat dibagi dua menurut penjelasan Syaikh As-Sa’di, yaitu ihsan dalam ibadah dan ihsan terhadap makhluk.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/16305-hadits-arbain-17-berbuat-ihsan-pada-segala-sesuatu.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Berbuat Ihsan pada Segala Sesuatu</span></a></strong></span></p>
<p> </p>
<p>Berbuat ihsan dalam ibadah ada dua <em>maqam</em>.</p>
<ol>
<li>
<strong><em>Maqam muraqabah</em></strong> adalah meyakini bahwa Allah melihat kita. Inilah maqamnya kebanyakan manusia.</li>
<li>
<strong><em>Maqam musyahadah</em></strong> berarti kita beribadah kepada Allah seakan-akan melihat-Nya yaitu melihat nama dan sifat Allah serta pengaruhnya, bukan melihat zat Allah secara langsung seperti diyakini oleh kaum sufi. <em>Maqam</em> ini lebih tinggi dibandingkan <em>maqam muraqabah</em>.</li>
</ol>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca juga:<a href="https://rumaysho.com/16868-hadits-arbain-02-ihsan-dan-tanda-kiamat.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;"> Ihsan dalam Ibadah (Penjelasan Hadits Arbain no. 2)</span></a></strong></span></p>
<p> </p>
<blockquote><p>Semoga penulis dan para pembaca sekalian diberi taufik untuk menjadi orang-orang yang berbuat ihsan (muhsin).</p></blockquote>
<p> </p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/279-allah-di-atas-arsy-nya-namun-allah-juga-bersama-dan-dekat-dengan-hamba-nya.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Allah Bersama Kita</span></a></span></strong></p>
<p> </p>
<p>—</p>
<p><a href="https://darushsholihin.com">Darush Sholihin</a>, 12 Dzulhijjah 1442 H</p>
<p><a href="https://rumaysho.com/about-me">Muhammad Abduh Tuasikal </a></p>
<p><strong>Artikel <span style="color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff;" href="https://rumaysho.com">Rumaysho.Com</a></span></strong></p>
 