
<p>Kun-yah beliau adalah Abul Qasim. Kita boleh memiliki nama Muhammad, namun tidak boleh memiliki kun-yah “Abul Qasim”, karena itu khusus untuk Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>. (Sumber: HR. Al-Bukhari, hadits no. 3537, 3538, 3539)</p>
<p>Kun-yah adalah julukan bagi seseorang yang disandarkan pada anak. Misalnya, seseorang dijuluki “Abu Hasan”, artinya “ayahnya Hasan”.</p>
<p>***<br>
artikel <a href="https://muslimah.or.id">muslimah.or.id</a></p>
<p>Disadur dari buku <em>Aku Cinta Rosul shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, cetakan pertama (Juni 2006/Februari 2007), Abu Usamah Masykur, Penerbit: Darul Ilmi, Yogyakarta.</p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 