
<h2><strong>Akhlak Mulia Saat Bicara</strong></h2>
<p><strong>Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Habib bin Abu Tsabit mengatakan, </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">مِنْ حُسْنِ خُلُقِ الرَّجُلِ أَنْ يُحَدِّثَ صَاحِبَهُ وَهُوَ مُقْبِلٌ عَلَيْهِ بِوَجْهِهِ</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Diantara bentuk akhlak mulia adalah berbicara dengan orang lain sambil memberikan wajah kepada lawan bicara.” (Syu’abul Iman karya al-Baihaqi 6/8525)</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Adab yang baik itu bagian dari akhlak mulia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Diantara bentuk akhlak mulia ketika ngobrol dengan orang lain adalah sambil mengarahkan wajah ke arah lawan bicara. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Diantara bentuk akhlak buruk adalah berbicara kepada orang dengan mengarahkan wajah kita ke arah yang lain.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Diantara dampak buruk gadget adalah sebagian orang berbincang dengan orang lain sambil menunduk memperhatikan gadget di tangannya. Sikap seperti ini adalah contoh akhlak dan adab berbicara yang buruk.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Berbicara sambil sibuk memandangi gadget adalah akhlak yang sangat buruk manakala dilakukan kepada orang yang wajib dihormati semisal suami, ortu, guru dan orang yang lebih tua. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Akhlak dan adab mulia ketika berbincang dengan orang lain adalah dengan menyingkirkan gadget terlebih dahulu. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sikap penuh adab saat ngobrol dengan orang lain dan ada perlu dengan gadget adalah memohon maaf dan meminta izin untuk membalas chat atau menerima telpon terlebih dahulu. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Semoga Allah mudahkan penulis dan semua pembaca tulisan ini agar bisa memiliki akhlak mulia dan adab yang luhur. Aamiin. </span></p>
 