
<p class="arab"><b><br>
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا  مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ</b><b></b></p>
<p>“Katakanlah kepada orang orang yang beriman agar mereka menundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya” [QS an Nur:30]</p>
<p>Ketika menjelaskan ayat ini Syaikh Ibnu Sa’di mengatakan,</p>
<p class="arab"><b>عن النظر إلى العورات وإلى النساء الأجنبيات، وإلى المردان، الذين يخاف بالنظر إليهم الفتنة، وإلى زينة الدنيا التي تفتن، وتوقع في المحذور.</b><b></b></p>
<p>“Tundukkanlah pandangan terhadap empat hal:</p>
<p>Pertama, aurat orang lain [meski sesama jenis, pent].</p>
<p>Kedua, wanita ajnibiyah [wanita yang bukan isteri, bukan mahram, pent].</p>
<p>Ketiga, laki laki baby face yang melihatnya bisa dikhawatirkan menimbulkan godaan</p>
<p>Keempat, kemewahan hidup dunia yang menggoda dan menjerumuskan ke dalam hal terlarang”.</p>
<p>Jadi memandangi dan atau melototi kemewahan dunia semisal mobih mewah atau rumah mewah adalah diantara perbuatan yang terlarang.</p>
 